Sisi News

Kini banyak oknum yang mengedarkan oli palsu ketimbang oli asli, namun tidak banyak masyarakat yang tahu cara membedakan kedua produk tersebut.

Masalah pemalsuan oli kendaraan ini cukup banyak dan menyebabkan keresahan bagi para pengguna kendaraan atau produsen pelumas yang namanya dipalsukan. 

Berikut adalah cara membedakan oli palsu dan asli yang berhasil dirangkum Sisinews.co dari Auto2000.

1. Perhatikan Kondisi Botol Dan Tutup Botol Oli Mesin

Ketika membeli oli, perhatikan kondisi botol dan tutup oli. Pastikan botol dan tutup oli masih dalam keadaan tersegel.

Para oknum biasanya menggunakan botol bekas agar tidak mengeluarkan biaya untuk memproduksi botol baru. Perlu diketahui, pabrikan oli asli tidak akan memproduksi botol daur ulang.

Baca Juga: Ternyata Ini Perbedaan Wax, Sealant, Dan Coating Pada Mobil

2. Perhatikan Kode Dan Nomor Produksi Pada Botol Oli Mesin

Pabrikan oli asli memiliki kode produksi yang disematkan pada botol dan tutup oli. Kode tersebut harus sama antara kode di botol dan di tutup oli.

Jika kode produksi ternyata berbeda satu angka, maka dapat dipastikan produk tersebut adalah oli palsu.

3. Perhatikan Label Botol Oli Mesin

Pabrikan oli asli menyematkan desain hologram atau label khusus sebagai tanda keaslian olinya. Pasalnya, para oknum juga memiliki keahlian untuk meniru hologram atau label tersebut. 

Namun jangan khawatir, hologram atau label yang dibuat oleh para oknum biasanya menggunakan kualitas cetakan yang rendah sehingga warna akan terlihat kusam dan buram.