Sisi News

Air radiator merupakan salah satu cairan yang penting dalam mesin kendaraan, baik motor maupun mobil. Fungsi air radiator adalah sebagai cairan untuk menjaga kestabilan suhu mesin.

Oleh karena itu, pastikan jumlah air radiator di dalam mesin tidak berkurang dan selalu berada di batas maksimal.

Namun, ada beberapa faktor penyebab air radiator berkurang. Berikut adalah faktor-faktor penyebab air radiator cepat habis.

Baca Juga: Jangan Lengah! Ini Tanda Mesin Kurang Oli

1. Tutup Radiator Lemah

Tutup radiator yang sudah lemah bisa menjadi faktor penyebab berkurangnya air radiator. Ketika tutup radiator rusak, tutup radiator tidak bisa menahan tekanan dari radiator.

Lemahnya tekanan tutup radiator dapat terjadi akibat karet pada bagian tutup radiator mengalami kerusakan.

2. Water Pump Bocor

Water pump atau pompa air berfungsi untuk memompa air radiator yang berada di dalam mesin agar dapat bersirkulasi. 

Biasanya, water pump akan mengalami kerusakan akibat usia pakai yang sudah lama atau terkena rendaman air sehingga menjadi keropos dan berkarat.

Water pump yang rusak akan mengalami kebocoran yang cukup drastis dan dapat membuat air radiator cepat habis.

Perlu diingat, jika air radiator benar-benar habis, maka akan menyebabkan overheating mesin yang cukup parah. Segera bawa ke bengkel dan lakukan penggantian water pump.

Untuk menjaga keawetan water pump, gunakan cairan khusus radiator dan lakukan pengecekan berkala.

3. Sirip Radiator Bocor

Salah satu penyebab air radiator cepat habis adalah bocornya sirip radiator. Pasalnya, bocornya sirip radiator tidak akan mudah terlihat karena cepat mengering atau menguap sebelum air menetes.