Sisi News

Sisi News – Saat ini, Indonesia tengah mempersiapkan pesta demokrasi persiapan pemilihan presiden dan wakil presiden serta legislatif untuk periode 2024-2029. Tidak jarang, di kondisi ini menyebabkan beberapa orang mengalami stres jelang pemilu.

Jelang pemilu 2024, baik pemberitaan maupun media sosial dipenuhi oleh kabar para politisi. Selain kabar tersebut, terkadang aksi saling sindir para pendukung juga turut meramaikan media sosial. Adapun perbedaan pendapat pendukung paslon sering kali memicu perpecahan di keluarga ataupun pertemanan. Situasi tersebut dapat menyebabkan stres akibat pemilu.

Mengutip CBS News, Dr. Steven Stosny seorang psikolog dari Washington, Amerika Serikat menjelaskan bahwa seseorang yang merasa cemas akibat situasi politik jelang pemilu disebut election stress disorder. Gejalanya dapat dilihat seperti tubuh merasa tegang baik sebelum maupun saat membaca kabar tentang pemilu.

Baca juga: Menjelang Pemilu 2024, Bagaimana Prospek IHSG?

Jika siklus ini berlangsung secara terus menerus, maka tidak menutup kemungkinan dapat merusak hubungan pribadi penderitanya. Selain itu ciri lainnya berupa munculnya sifat kebencian, permusuhan, dan merendahkan nilai politisi lawan.

Lantas bagaimana mengatasi kondisi tersebut?

Tips Mengatasi Stres Jelang Pemilu 2024

Menambahkan dari ABC News, salah satu cara yang bisa kamu lakukan ialah dengan mengatur media sosial atau portal pemberitaan dengan berita yang ingin kamu baca. Hindari doomscrooling, atau kebiasaan menelurusuri media sosial tanpa henti dan membaca berita yang berpotensi membuat kamu stres.