Sisi News

Sisi News – Aplikasi Roposo merupakan layanan media sosial yang berbasis video asal India. Roposo dimiliki oleh Glance yang notabene sudah ‘menjajaki’ pasar Indonesia, mirip seperti Tiktok.

Glance merupakan layanan smart-lock screen untuk pengguna android. Di mana para pengguna dapat menonton, main game hingga mendapatkan update seputar berita maupun informasi dari layar lock screen.

Saat ini, pesaing terberat Roposo adalah aplikasi video Tiktok. Dikutip dari katadata, jumlah pengguna Tiktok di Indonesia sudah mencapai 113 juta orang per April 2023.

Artinya, hampir 50% penduduk Indonesia merupakan pengguna aktif Tiktok. Hal itu tentu sangat memberatkan bagi aplikasi Roposo.

Namun, kehadiran Roposo di Indonesia tidak ‘serta merta’ masuk tanpa strategi yang tepat. Diketahui, Roposo menggunakan strategi rekrutmen untuk menjaring para kreator konten yang berkualitas.

Nantinya para kreator tersebut diarahkan sesuai dengan kemampuan maupun keahlian yang dimiliki. Bahkan Roposo menawarkan uang puluhan juta untuk para kreator yang bergabung ke platform yang dimiliki Inmobi tersebut.

Tidak seperti Tiktok yang menggunakan layanan berbasis video secara luas, Roposo menerapkan strategi yang hanya mengkhususkan para kreator untuk melakukan live streaming. Sehingga yang didapatkan pengguna atau penonton merupakan informasi yang lengkap dan real time.

Selain itu, Roposo menerapkan strategi integrasi untuk para kreator dengan aplikasi Glance. Dengan integrasi tersebut, kualitas dan jumlah penonton akan didapatkan secara maksimal dan tentunya sangat menguntungkan.