Sisi News

Sisi News – Baru-baru ini heboh pemberitaan mengenai hibah saham yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kepada anaknya. Diketahui Jahja Setiaatmadja menghibahkan sebanyak 8 juta lembar saham atau setara dengan Rp74 miliar kepada dua putrinya, sebagaimana dikutip dari Keterbukaan Informasi BCA.

Dalam Keterbukaan Informasi disebutkan juga bahwa masing-masing putrinya, yaitu Elizabeth Ariestia MS dan Enrica Ariestia MS masing-masing mendapatkan 4 juta lembar saham atau setara dengan Rp37 miliar. Harga penjualan saham yang dilakukan bos BCA tersebut sejumlah Rp9.250 per lembar saham.

Jahja Setiaatmadja merupakan orang yang sudah lama berkarier bersama BCA. Sebelum menjabat posisi Direktur Utama pada tahun 2011, dikutip dari laman resmi BCA, Jahja sudah bergabung bersama BCA sejak tahun 1990.

Pria lulusan Universitas Indonesia itu dikenal sebagai sosok yang sangat teliti dalam manajemen keuangan. Hal itu ia perlihatkan tatkala sebagai Dirut BCA, ia juga merupakan pemegang saham BBCA. Saat ini Jahja menggenggam sebanyak 32.818.853 juta lembar saham BCA atau setara dengan 0,033%.

Gaji Dirut BCA

BCA merupakan salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Bahkan bank yang dimiliki Grup Djarum tersebut sudah mencapai Rp1.356 triliun.

Per 30 Juni 2023, BCA mencatat pendapatan sebesar Rp42,58 triliun dan membukukan laba bersih sebesar Rp24,2 triliun.

Dengan aset dan posisi keuangan yang melimpah, tentu sebagai Dirut BCA, Jahja Setiaatmadja ‘dibayar’ sesuai kinerja perusahaan. Dari Laporan Keuangan, tercatat manajemen kunci atau jajaran direksi BCA per juni 2023 mendapatkan kompensasi sebesar Rp528,26 miliar.